SPESIFIKASI OLI

Okay….. sebagian sudah selesai….. untuk yang penasaran tentang olie harap dibaca keterangan dibawah.

Fungsi utama dari olie mesin adalah untuk melindungi bagian metal di mesin dari resiko saling mengikis dan menghancurkan. Lebih lanjut, olie juga untuk mengurangi panas yang timbul dari perputaran mesin. Dengan sirkulasi olie, panas dapat ditransfer dari siklus pembakaran mesin. Disamping hal diatas adalagi hal penting sebagai syarat olie yang bagus yaitu mampu menghindari terbentuknya kerak mesin yang diakibatkan oleh temperatur kompartmen mesin yang tinggi, makin presisinya mesin itu sendiri, tingginya kecepatan operasi mesin. Apakah kerak mesin ini ? Kerak mesin adalah olie yang break down berubah struktur kimianya karena tidak mampu lagi melayani operasi mesin sehingga dapat menutupi saluran olie sirkulasi di mesin. Sebelum menjadi kerak, olie akan berubah menjadi lumpur, dan dalam hitungan menit, lumpur tersebut menutup saluran sirkulasi dan berubah menjadi kerak karena suhu mesin yang tinggi. Akibatnya mesin macet karena tidak ada olie lagi yang bersirkulasi melumasi mesin yang berputar. Biasanya yang break down seperti ini adalah olie mineral yang digunakan secara extreem.

Mineral atau synthetic?
Olie mineral adalah olie yang diproduksi dari hasil tambang bumi. Olie synthetic adalah olie yang diproduksi di laboratorium dengan meminimalkan kandungan mineralnya. Semi synthetic adalah olie campuran antara mineral dan synthetic. Tapi lebih baik menggunakan mineral atau full synthetic dibandingkan campurannya.

PERHATIAN
Bila anda sedang menggunakan olie mineral sejak lama, jangan langsung menggunakan olie synthetic. Olie synthetic akan langsung melepaskan seluruh deposit oli mineral yang telah menempel di mesin tahunan dan membuat deposit tersebut bersirkulasi dalam mesin. Bila ingin mengganti ke oli synthetic, flush dulu mesin anda!!!

Bila anda memutuskan akan merubah jenis olie anda, lakukanlah secara bertahap, sebagai contoh dari mineral, flush engine, semi synthetic, flush, full synthetic. Atau kebalikannya. Gasket dan seal bila sebelumnya menggunakan olie mineral akan ada kemungkinan bocor atau rembes bila olie diganti dengan yang synthetic. Walaupun jarang, tapi perlu diingat resiko ini ada.
Synthetics
Oli synthetic dibentuk dari banyak sumber, tapi yang paling populer dan stabil adalah dari dasar polyol ester. Para ahli memisahkan molekul dari beberapa bahan seperti minyak tumbuhan dan binatang dan menyampur mereka untuk membuat molekul synthetic. Dalam proses ini para pakar kimia dapat menghasilkan molekul yang dia inginkan.

Kenapa Polyol-ester disebut stabil ? Karena bahan ini sedikit kemungkinannya bercampur dengan bahan lain. Oli synthetic tidak mengandung carbon reaktif sehingga tidak mempunyai tendensi untuk bercampur dengan oksigen yang dapat menghasilkan acid. (bila ada oli berbuih… maka dia bercampur dengan oksigen). Jadi oli synthetic didisain untuk melumasi tanpa mengikat material lain seperti oli mineral.

Flushing oils
Okeā€¦ sekarang bagaimana cara flush mesin yang benar… pertama cari olie untuk membilas (sebagai flusher) biasanya 0W/20, tapi jangan gunakan oli ini untuk menghidupkan mesin. Oli type ini hanya untuk memflush mesin yang baru di rebuilt. Gunakan Mobil 0W40 yang terbaik karena ’40’ akan cukup melindungi metal dalam temperatur kerja mesin. Gunanya flusher ini untuk membersihkan seluruh timbunan sisa olie yang berbentuk lumpur ataupun kerak didalam mesin.

Kemudian keluarkan seluruh olie yang ada didalam mesin tapi jangan diganti filter olienya. Lalu isikan flusher 0W40 sebanyak yang diperlukan oleh mobil dan hidupkan mobil pada kondisi stationer selama 20 menit. Akhirnya keluarkan olie flusher ini seluruhnya dengan membawa seluruh kotoran mesin keluar. Ganti filter olie dan isikan olie synthetic yang baik… Mesin anda berasa baru…

Namun, sekali lagi namun… banyak mesin yang sudah tua tidak dapat ditreat seperti diatas… Karena deposit yang telah menumpuk justru membantu mesin bekerja karena dapat mencegah kebocoran di olie seals, lifters, cover pan dan block (menutupi bocor) sehingga flusher justru akan merusak segalanya.. Ini juga yang mungkin kurang disadari oleh pemilik mobil lama yang memiliki HLA… akibat penggantian olie dari mineral ke synthetic membuat mesin bocor dan berisik.

Sekali lagi guys.. Flushernya aja mahal sekali Rp. 100k / Liter… Olienya sendiri (synthetic) diatas 85 k / liter. Tapi sekali flush dan ganti olie untuk mobil yang masih dibawah 50k km, umur mesin akan lebih panjang.

Jadi apa donk yang harus saya beli?
Bagaimanapun, kualitas adalah nomor satu !!! money talks guys ! Perhatikan apa yang tertulis di packaging dari olie tersebut. Spesifikasi dan approvals adalah segalanya. Ada dua badan organisasi yang approvalnya dapat dijadikan acuan. yang pertama API atau American Petroleum Institute, dan yang kedua ACEA Association des Constructeurs Europeens d’Automobiles.

Klasifikasi API berbeda untuk bensin dan diesel
Untuk bensin, dimulai oleh S atau service atau juga spark-plug ignition, diikuti oleh kode lain untuk menentukan standar. SJ sekarang adalah grade tertinggi yang menggantikan SH. SH sendiri ditemukan pada olie synthetic mahal. SH sebenarnya adalah pengembangan dari SG yang telah di test lebih jauh.

Untuk olie diesel dimulai dengan C atau Commercial atau juga Compression ignition. CH adalah katagori tertinggi saat ini (CH-4 adalah heavy duty) tetapi CF adalah yang terpopuler dan cukup reliable untuk mobil penumpang.

Catatan:
Sekarang malah Castrol mengeluarkan olie diesel dengan rate S sehingga CC, CD, CE, dan CF tidak akan ada lagi digantikan oleh SH grade diesel oil.

ACEA specs sebagai berikut:
A1 Fuel Economy Petrol
A2 Standard performance level
A3 High performance dan / atau extended drain
B1 Fuel Economy diesel
B2 Standard performance level
B3 High performance dan / atau extended drain
B4 For direct injection passenger car diesel engines
E1 Non-turbo charged light duty diesel
E2 Standard performance level
E3 High performance extended drain
E4 Higher performance and longer extended drain
E5 (1999) High performance / long drain plus American/API performances
Berikutnya adalah kegunaan untuk setiap klasifikasi olie……

Demikian, Terima kasih….. semoga dapat membantu.

Author: Rinaldi Koesrin (ID 11)

328 Total Views 2 Views Today
Bookmark the permalink.

Comments are closed.